Senin, 22 April 2013

hampa


Hari demi hari terus b'ganti.
Kulalui hari dengan rasa hampa di hati.
Tiada ujung pangkal yg menanti.
Entah sampai kapan akan terus begini.

Seuntai rindu membingkai hati.
Menjadi teman di kala sepi.
Walau pun perih membalut diri.
Namun tak bisa nak ku tepis semua derita hati.

Ingin ku berontak,dengan semua ini.
Tapi apa daya,sudah suratan diri.

Meniti hari dengan seribu luka.
Bagai menyusuri jalan di kala gelap gulita.
Rembulan menyepi diri di atas sana.
Seakan enggan tuk bias kan cahaya.

Kemana nak ku cari pelita jiwa..?
Dimana bisa ku dapat kan pengobat lara..?

Aku pun haus dan dahaga....

Lirih dalam hati ku t'isak menahan luka.
Jiwa ini sudah rapuh t'buai dalam nestapa.
Asa menghilang pergi entah kemana.
T'ombang ambing dalam mengharungi bahtera.

Mengapa ada rasa rindu yg menyiksa.
Kenapa pula harus aku yg t'luka.
Apa kah cinta ini tak layak untuk ku terima.
Atau kah aku yg t'lalu peka akan sebuah rasa.

Andai nya tiada,tak mungkin dapat ku rasa.
Jika ada,kenapa pula harus t'luka.
Umpama bisa,ingin ku hapus segala cerita tentang kita.

T'diam membisu dalam pilu.
Tak tau kemana harus mengadu.
Segala rasa b'ujung pada harapan semu.
Ingin ku lontar kan sejuta makna sebuah rindu.

Ini kah rasa nya Rindu..?!

Jika hari akan b'ganti.
Mendung pun tak slama nya akan menaungi.
Dan mentari akan datang menyapa sang hari.

Ku tau semua ini pasti b'akhir.
Entah sampai kapan hanya Tuhan yg tau.

Ku yakin kan hati agar tetap tegar.
Walau harus t'lempar dari ceria.
Biar pun hanya b'teman dengan nestapa.
Setidak nya..,ku masih punya belahan jiwa walau harus merana.

Biar kan semua b'jalan apa ada nya sesuai dengan kehendak NYA.
Karena itu sudah suratan takdir yg MAHA KUASA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar